Jasa Pembuatan Surat Gugatan Cerai

Surat gugatan adalah suatu surat yang di ajukan oleh pihak yang berkepentingan pada ketua pengadilan yang berwenang, yang memuat tuntutan hak yang didalamnya mengandung suatu sengketa dan merupakan landasan dasar pemeriksaan perkara dan suatu pembuktian kebenaran suatu hak.  Intinya jika Anda ingin menggugat orang lain melalui jalur hukum atau pengadilan (litigasi) karena Anda merasa dirugikan, maka Anda harus membuat surat gugatan terlebih dahulu.

A. Hal-hal yang harus dimuat Dalam Surat Gugatan

  1. Identitas para pihak termasuk jika menggunakan kuasa hukum;
  2. Posita atau Fundamentum Petendi;
  3. Petitum atau inti Tuntutan.

Selain identitas para pihak harus jelas, dalam posita juga harus dimuat hubungan hukum antara Penggugat dan Tergugat seperti hubungan hukum suami dan isteri, kreditur dengan debitur, manager dengan karyawan dan lain sebagainya kemudian baru diuraikan alasan atau dalil-dalil yang mendasari gugatan berikut dengan rincian objek sengketa secara detail jika berupa yang disengketakan berupa barang bergerak dan tidak bergerak. Selain itu petitum juga harus jelas dan tegas seperti menyebutkan nominal uang jika meminta pembayaran sejumlah hutang.

B. Akibat Jika Surat Gugatan Cacat Formil

Apa itu gugatan cacat formil? cacat formil itu jika pembuatan surat gugatan tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah digariskan oleh peraturan perundang-undangan. Contoh cacat formil diantaranya adalah jika identitas pihak tidak jelas, objek yang disengketakan tidak jelas/kabur (obscur libel), posita dan petitum tidak nyambung, gugatan prematur karena belum waktunya dan masih banyak lagi yang lainnya.

Lalu apa akibatnya jika surat gugatannya cacat formil? jika cacat formil maka gugatannya bisa tidak dapat diterima atau istilah hukumnya adalah niet ontvankelijke verklaard (N.O). Tidak dapat diterima itu bukan berarti ditolak melainkan gugatan tidak dapat diperiksa dan kalau mau diteruskan harus mendaftarkan gugatan lagi dari awal.

Comments are closed.