Tips Mengerjakan Soal Ujian Tes SIM C dan A | 100% Lulus

Soal Ujian Tes SIM C

CaraPedi.com| Dua hari yang lalu saya baru saja pergi ke Satlantas Polres di tempat tugas saya untuk memperpanjang SIM C dan A saya. Tapi setelah saya tunjukkan SIM A dan C saya di loket pendaftaran, petugas mengatakan bahwa kedua SIM saya tersebut telah kadaluarsa sejak lama dan sudah tidak bisa diperpanjang lagi dan harus mengikuti prosedur pembuatan SIM baru dengan melalukan pendaftaran dari awal lagi.

Salah satu prosedur dan persyaratan permohonan pembuatan SIM baru adalah kita harus lulus tes pengetahuan atau teori dasar dalam berlalu lintas secara online. Karena dilakukan secara online dan terintegrasi dengan server di pusat, maka petugas pun tidak dapat berbuat banyak jika peserta ujian SIM pun tidak lulus. Oleh karena itu pastikan Anda dapat melalui ujian tes SIM C dan A dengan baik.

Ketentuan dan Tips Mengerjakan Soal Ujian Tes SIM C dan A

  1. Setiap peserta mengerjakan soal secara online di komputer yang telah disediakan dan dilengkapi dengan headseat untuk digunakan di telinga peserta tes. Jadi sebelum soal dimulai, pastikan headseatnya berfungsi dengan baik.
  2. Jenis soalnya pilihan ganda dengan alternative jawaban hanya 2 saja, yaitu benar atau salah dan waktu yang disediakan hanya 30 menit terhitung sejak peserta menekan tombol mulai. Artinya alokasi untuk 1 soal adalah 1 menit dan jika setelah 1 menit peserta belum menjawab, maka soal akan dilewati dan diteruskan dengan soal berikutnya dan baru akan dimunculkan kembali jika soal yang tersisa sudah terjawab.
  3. Jumlah soal yang harus dikerjakan baik oleh pemohon SIM C dan SIM A berjumlah 30 soal. Peserta dinyatakan lulus sistem jika dapat menjawab minimal 21 soal dengan benar. Jadi kalau kita salah 10 atau lebih maka kita tidak akan dinyatakan lulus. Jika tidak lulus, maka kita baru bisa mengikuti tes online lagi 2 hari kemudian.
  4. Peserta akan langsung diberi tahu nilainya di layar komputer berikut dengan informasi lulus atau tidaknya setelah peserta menekan tombol selesai.
  5. Nah ini yang paling penting karena biasanya peserta terkecoh: soal yang dibacakan oleh komputer yang kita dengar melalui headseat terdiri dari dua bagian, yaitu Pernyataan (berupa teori dasar berkendara yang benar) dan Pertanyaan (berupa pertanyaan inti yang Anda jadikan dasar untuk menjawab: benar atau salah).
    soal ujian tertulis sim C dan A
    Contoh:
    Pernyataan: Pengendara sepeda motor berwarna merah harus mengurangi kecepatan ketika akan melewati tikungan.
    Pertanyaan: Benarkah apa yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor berwarna merah?
    Yang ditampilkan di video: Pengendara sepeda motor tidak mengurangi kecepatan.
    Peserta biasanya akan langsung menekan tombol benar ketika mendengar pernyataan di atas, padahal pertanyaannya belum dibacakan. Jadi tips terpenting dalam mengerjakan soal tes atau ujian SIM adalah: “Jangan menekan tombol benar atau salah jika Anda belum mendengarkan pertanyaan yang dimulai dengan kata “BENARKAH“.
    Contoh 2:
    Pernyataan: Pengendara sepeda motor berwarna merah harus memperhatikan rambu-rambu lalu lintas.
    Pertanyaan: Benarkan apa yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor berwarna merah?
    Yang ditampilkan di video: Kepala pengendara sepeda motor bergerak melihat ke arah rambu-rambu yang dilewatinya.
    Nah, ini berarti kita harus menekan tombol Benar.
    Contoh 3:
    Pernyataan: Setiap pengendara sepeda motor harus memperhatikan arahan petugas di lapangan (ada polisi lantas berdiri di tengah perempatan dengan memberikan aba-aba untuk memperlancar arus lalu lintas karena lampu lalu lintas (traffic light) mati.
    Pertanyaan: Benarkah yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor berwarna biru?
    Yang ditampilkan di video: Pengendara sepeda motor berwarna biru tetap berjalan meskipun polisi memberi aba-aba untuk tidak berjalan.
    Berarti kita harus menekan tombol Salah.
    Contoh 4:
    Pernyataan: Pengendara sepeda motor yang akan berbelok (baik belok kanan atau belok kiri), harus mengurangi kecepatan mendahulukan pengendara lain yang berjalan lurus.
    Pertanyaan: Benarkah yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor berwarna merah tersebut?
    Yang ditampilkan di video: Pengendara sepeda motor berwarna merah mengurangi kecepatan dan mendahulukan pengendara lain yang berjalan lurus di depannya.
    Berarti kita harus menekan tombol Benar.
    Contoh 5:
    Pernyataan: Pengendara sepeda motor berwarna merah harus berjalan di lajur sebelah kiri.
    Pertanyaan: Benarkah yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor berwarna merah tersebut?
    Yang ditampilkan di video: Pengendara sepeda motor berwarna merah melaju di lajur sebelah kanan.

Intinya, sebenarnya ketika kita mengerjakan soal ujian SIM baik C atau A, kita juga sedang diberikan penataran singkat tentang teori dasar berkendara sepeda motor yang benar karena selalu diberi pernyataan yang benar. Kita hanya perlu mencocokkan pernyataan tersebut dengan apa yang kita lihat di video. Jadi sebenarnya mudah dan kita hanya perlu ketelitian atau kejelian saja. Mengenai soal ujian untuk SIM A, juga tidak berbeda. Kita hanya diberi pernyataan yang benar terlebih dahulu, baru kita diminta untuk menilai apakah perilaku pengendara yang ditampilkan di video sudah benar atau tidak menurut pernyataan tersebut.

Demikianlah penjelasan singkat tentang Tips Mengerjakan Soal Ujian Tes SIM C dan A. Semoga bermanfaat, jika Anda menyukai tips atau informasi ini, mohon share dengan memberikan like, twit atau meninggalkan komentar di bawah ini. Terima kasih.

Share via:
Tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Komentar

  Subscribe  
Kabari saya jika