Cara, Syarat dan Biaya Mengajukan Gugat Cerai

By | Juli 13, 2013

cara mengajukan gugatan cerai di pengadilan

Carapedi.com| Berikut adalah cara, syarat, prosedur, biaya pendaftaran untuk mengajukan gugat cerai dari pihak isteri. Jika dari pihak suami maka hanya selisih pada jumlah sidang yang akan bertambah satu kali untuk sidang ikrar talak dan secara otomatis biaya juga bertambah untuk biaya panggilan Penggugat/Pemohon dan Tergugat/Termohon.

Namun, sebelum melakukan pendaftaran, Anda harus tahu terlebih dahulu dimana Anda harus mengajukannya yang dibenarkan secara hukum, apakah harus di kota tempat Anda menikah ato tempat domisili, di Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri. Pembahasan ini bisa Anda baca selengkapnya di artikel saya yang lain: Kemana seharusnya gugat cerai diajukan

A. PERSYARATAN GUGAT CERAI

A. Syarat Umum:

  1. Fotokopi Buku Nikah ditempel materai senilai Rp.6.000,- dan di cap pos (minta di kantor pos). Buku nikah Aseli pada saat pendaftaran di bawa;
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pendaftar ditempel materai senilai Rp.6000,- dan di cap pos;
  3. Surat Keterangan dari Kelurahan (sebagian pengadilan mensyaratkan, sebagian lain tidak. Yang jelas surat keterangan ini bukan merupakan alat bukti);
  4. Membayar biaya panjar perkara (akan ditaksir oleh kasir pada saat mendaftar di pengadilan).
  5. Menyerahkan surat gugatan cerai sebanyak 8 rangkap.
    Pastikan surat gugatan Anda tidak cacat formil karena tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku yang dapat mengakibatkan gugatan Anda “tidak bisa diterima” (Niet Ontvankelijke Verklaard) oleh Majelis Hakim. Hal ini tentu akan membuang biaya dan tenaga karena harus mendaftar lagi dari awal dengan nomor perkara baru.
    Jika Anda membutuhkan bantuan dalam pembuatan surat gugatan, kami menawarkan jasa konsultasi perceraian via whatsapp dengan biaya Rp.200.000,- (sudah termasuk gratis pembuatan surat gugatan). Anda dapat bertanya sepuasnya seputar prosedur pendaftaran perkara, proses persidangan, tips dan trik menghadapi lawan di persidangan, cara mengajukan alat bukti yang dapat memperkuat dalil gugatan dan lain sebagainya hingga perkara Anda selesai. Cara pendaftarannya:
  • Kirim pesan via WA dengan format: Nama#Kota#Agama#Alamat Email#, lalu kirim ke:
    0 delapan 1 tiga 2 enam 9 satu 8 delapan 5 lima
  • Selanjutnya kami akan membalas pesan yang berisi nomor rekening pembayaran
  • Jika sudah melakukan pembayaran minimal setengahnya, maka kami akan mulai memberikan bimbingan atau konseling hukum dan akan mengirimkan formulir untuk bahan pembuatan surat gugatan melalui email yang Anda daftarkan.
  • Setelah Anda mengirimkan kembali form isian tersebut kami akan menyusunkan surat gugatan Anda.
  • Dalam jangka waktu maksimal 24 jam, kami akan mengirimkan surat gugatannya melalui email untuk selanjutnya Anda print sebanyak 8 rangkap dan ditandatangai semua tanpa materai.

B. Syarat Khusus:

  1. Surat keterangan tidak mampu dari kelurahan, atau kartu BLT/BLSM atau Askin, jika ingin berperkara secara prodeo (gratis/cuma-cuma).
  2. Surat keterangan Tergugat Ghoib dari kelurahan jika sekarang tidak diketahui alamatnya baik dalam maupun di luar wilayah Republik Indonesia.
  3. Surat Izin Perceraian dari atasan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
  4. Duplikat Akta Nikah, jika buku nikah hilang atau rusak (dapat diminta di KUA).
  5. Foto copy akta kelahiran anak dibubuhi materi Rp.6000,- dan di cap pos, jika disertai gugatan hak asuh anak. Baca juga: Cara Memenangkan Sengketa Hak Asuh Anak
  6. Jika tidak bisa beracara karena sakit parah atau alasan dinas karena harus bekerja di luar kota selama persidangan, maka bisa menggunakan advokat (berbayar tentunya) atau surat kuasa insidentil. Apa itu surat kuasa insidentil dan contoh suratnya silahkan baca Contoh Surat Kuasa Insidentil.

B. BIAYA GUGAT CERAI

Biaya persidangan atau yang dikenal dengan Biaya Panjar Perkara adalah biaya yang dititipkan kepada Pengadilan untuk kepentingan proses persidangan seperti pendaftaran, pemanggilan para pihak dan semua bentuk biaya terkait dengan proses persidangan. Karena sifatnya hanya titipan, maka jika lebih bisa diambil kembali dan jika kurang harus menambah panjar. Biaya proses persidangan berbeda-beda tergantung dari domisili tempat tinggal para pihak dan jalannya persidangan.

Namun, pada umumnya rincian pengeluaran untuk biaya perkara adalah:

  1. Pendaftaran              : Rp.30.000,-
  2. Biaya Proses (ATK)   : Rp.50.000,-
  3. Biaya Materai           : Rp. 6.000,-
  4. Biaya Redaksi           : Rp. 5.000,-
  5. Biaya Pemanggilan sidang para pihak: Tergantung radius tempat tinggal para pihak dari Pengadilan yang memproses perkara (dapat dilihat di papan radius di Pengadilan) dan jumlah panggilan sidang;

Contoh Kasus:

Maksimal 30 hari setelah tanggal pendaftaran, Penggugat dan Tergugat akan dipanggil untuk menghadiri persidangan. Tempat tinggal Penggugat masuk kategori radius I (misal: Rp.50.000,-), Tergugat masuk kategori radius II (misal: Rp.75.000,-). Pada sidang pertama dan seterusnya, Tergugat tidak hadir, sehingga harus dipanggil lagi untuk menghadiri sidang (Rp.75.000,-). Dan jika persidangan kedua dan seterusnya tidak hadir maka simulasi rincian biaya perkara adalah sebagai berikut:

  • Biaya nomor 1 – 4                                           = Rp.   91.000,-
  • 1 kali Panggil Penggugat (radius I)               = Rp.   50.000,-
  • 2 kali Panggil Tergugat (radius II)                 = Rp. 150.000,-
  • pemberitahuan isi putusan kpd Tergugat  = Rp.   75.000,-
    Total: Rp. 366.000,-

Jadi jika Anda pernah mendengar bahwa biaya mengurus perceraian di Pengadilan mahal, itu bisa jadi karena ada yang menggunakan jasa Pengacara, atau ada oknum yang meminta di luar dari ketentuan hukum yang berlaku.

C. TATA CARA DAN PROSES PERSIDANGAN.

a). Pendaftaran:

  1. Pendaftar membawa berkas persyaratan ke meja pendaftaran Pengadilan yang mewilayahi tempat tinggal isteri. Jika tempat tinggal (domisili) dan alamat KTP berbeda, maka ajukan di tempat domisili;
  2. Pendaftar membayar biaya panjar perkara di bank yang ditunjuk atau bekerja sama dengan Pengadilan;
  3. Membawa bukti pembayaran atau kwitansi pembayaran dari Bank ke Pengadilan dan menyerahkan kepada kasir;
  4. Pendaftar memperoleh 1 eksemplar surat gugatan yang telah diberi nomor register perkara dan tanggal pendaftaran.

b). Persidangan:

  1. Persidangan Pertama, Jika kedua belah pihak hadir, maka diadakan mediasi. Jika salah satu pihak tidak hadir maka sidang ditunda untuk memanggil pihak yang tidak hadir;
  2. Setelah mediasi (jika kedua belah pihak hadir), persidangan dilanjutkan dengan pembacaan surat gugatan Penggugat;
  3. Jawaban dari pihak Tergugat atas surat gugatan Penggugat (lisan/tertulis);
  4. Replik, yaitu Jawaban dari pihak Penggugat atas Jawaban Tergugat (menjawab poin 3);
  5. Duplik, yaitu Jawaban dari pihak Tergugat atas jawaban Penggugat (menjawab poin 4);
  6. Pembuktian. Jika Tergugat tidak pernah hadir, maka poin 2-5 tidak dilaksanakan dan langsung pada tahap pembuktian dari pihak Penggugat;
  7. Kesimpulan. Berisi tentang kesimpulan para pihak sebagai bentuk sikap terhadap kasusnya;
  8. Pembacaan Putusan.

c). Pembuatan Akta Cerai.

  1. Setelah diberikan putusan yang menyatakan bahwa perkawinan telah putus, maka jika salah satu pihak tidak hadir pada saat pembacaan, amar putusan akan dikirimkan kepada Tergugat;
  2. Terhitung setelah 14 hari dari Tergugat menerima amar putusan tersebut tidak ada verzet atau banding, maka putusan telah berkekuatan hukum tetap (BHT);
  3. Jika putusan sudah BHT, maka Akta Cerai dapat diambil.
  4. Khusus jika yang mengajukan pihak suami, setelah putusan BHT kedua belah pihak akan dipanggil ulang untuk melaksanakan ikrar talak. Jika sudah ikrar maka hari itu juga dapat dibuatkan akta cerai.

Demikianlah informasi tentang Cara, Syarat dan Biaya Mengajukan Gugat Cerai. Semoga bermanfaat. Like dan Twit Anda untuk artikel ini adalah semangat kami untuk terus berbagi berbagai informasi yang bermanfaat lainnya. Terima kasih.

Share via:

403
Komentar

210 Comment threads
193 Thread replies
59 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
238 Comment authors
  Subscribe  
terbaru terlama
Kabari saya jika
Dimas endar

Pisah ranjang sudah 7thn.. tapi gak mau menyeraikan saya.dan saya disuruh mengurus sendiri. Kira2 pihak laki2 yg mengajukan repot banyak syarat gak ya?? Bila pakai pengacara kisaran biaya brp ya??
Bagi pengalaman dong… 081227650502

nengwiyati

selamat malam, status di ktp cerai mati sedangkan suami saya masih hidup dan saya mau menikah lagi bagaimana sedangkan buku nikah sama suami dihilangkan, bagaimana solusinya terima kasih.

Dimas endar

Ini kayaknya repot… harus pembenahan status dulu ini… karna dibutuhkan surat kematian..sedangkan si suami masih hidup..

Ya smoga lancar saja amiiin

Dede rosita

Mohon hubungi saya Untuk komunikasi selanjutnya.. Terima kasiH
Rosita

Susi

Say mau tanya,,Adik sy mau cerai tapi suami tidak memberikan surat nikahnya ,,apa bisa cerai tampa buku nikah…dan bagai mn caranya terimkah

Ade

Ass.. pak saya mau tanya bagaimana saya mau mendptkan surat cerai. Sy dulu menikah di bandung dgn sistem nikah dibawah tangan tp sy dpt buku nikah apa tuh sah,dan trdaftar..saat ini saya sdh 3thn udh pisah ranjang gak tau selama setahun ini saya sdh gak tau keberadaannya..sdh gak dikasih nafkah lg..bgmn caranya saya bisa mendptkan surat cerai resmi…apa bisa saya urus dijakarta selatan dan dgn biaya brp ya pak sdngkan saya seorg diri mencari nafkah buat ank2 sy…apa kah sulit.. trimaksih pak sy minta penjelasannya